#12 Kamera Disposable, Kamera Hits yang Unik!

Helloo lagiii, huehehe.

Sambil menantikan waktu buka puasa yang entah kenapa hari ini terasa begitu lama, akhirnya aku memilih killing time dengan menulis aja. Semangat puasanyaaa, teman-teman!

Ohiya, alhamdulillah semua kegiatanku hari ini berjalan lancar, semoga kamu juga hehe (:

Kali ini aku mau menulis tentang Kamera Disposable Fujifilm. Yuk, simak! (:

---------

Sedikit cerita, jadi kemarin aku mengikuti sebuah event keren yang diadakan oleh Instax Makassar, namanya #MainInstax03. Di event ini aku belajar banyak hal, entah itu match warna, how to be creative with Instax, membuat DIY Calender, bertemu teman-teman baru, serta hunting. Setelah seharian bersama dan event berakhir, ada challenge yang diberikan oleh panitia #MainInstax03, yaitu aktif di sosial media menyebarkan informasi tentang Instax dan juga pengalaman seru selama bermain Instax.


Ini adalah hasil karya main warna ku selama #MainInstax03, hehe. Tidak ada banyak warna karena aku suka warna hitam. Dan aku berniat mengikuti challenge ini karena berekspetasi akan mendapatkan minimal baju Instax atau film. Tapi di luar dugaan, aku mendapatkan sebuah kamera!

Sebuah keberuntungan yang tidak terduga, bukan (: Aku bahagia bukan main! Setelah mendapat pengumuman, aku segera mendatangi kantor Fujifilm dan menjemput hadiahku. Daaaannnn tadaaa!


I cant hide my smile, trust me (: Meski sebenarnya, aku tidak tahu cara memakainya dan juga baru tahu ada kamera seperti ini! Hahaha, lol.

Setelah searching banyak di mas Google, akhirnya aku dapat banyak ilmu baru lagi. Nah, aku akan bahas satu per satu. Selamat membaca!


Apa itu Kamera Disposable?

Karena maraknya dan nge-trennya kamera analog, muncullah Kamera Disposable. Yang jika diartikan, Kamera Disposable adalah kamera sekali pakai.

Kamera Disposable ini juga sering kali disebut kamera sachet. Kamera ini terbungkus oleh hard-plastic. Di antara kebanyakan kamera jenis ini, yang paling terkenal adalah Kamera Disposable Fujifilm. Kelebihannya, produk dari Fujifilm ini memiliki beberapa iso.


Cara Memakai

Caranya mudah sekali. Ada tombol di bagian depan kamera, naikkan tombol tersebut lalu tunggu hingga muncul kotak berwarna merah. Ada tombol take picture diatas kamera, tekan tombol, akan muncul blitz yang bukan main terangnya, dan tada! Selesai. Caranya hampir sama dengan penggunaan kamera analog.



Sumber: Ardian Kusuma

Minusnya, kamera ini tidak memiliki layar atau apapun untuk melihat hasil jepretan. Minusnya juga, tidak ada setting camera, semuanya serba default. 

Kalau frames-nya sudah habis, maka shutter sudah tidak bisa di klik lagi. Jadi kita hanya perlu untuk menggulung film-nya hingga masuk ke dalam rol.

Dan ini yang paling sedih dan amat ku sayangkan sebenarnya, karena jika ingin mengeluarkan sang film, kameranya harus dihancurkan. Setelah itu kita membawa hasil film nya ke tukang roll film, dan selesaii.


Harga

Harga kamera ini terbilang terjangkau, mulai dari 200ribuan. Memiliki 24 frames. Mungkin jika dipikir, harganya termasuk murah apalagi jumlah frames-nya banyak. Tapi satu hal, menurutku ini mahal karena kamera ini hanya sekali pakai lalu buang.

Hmmm (":


Hasil Foto

Aku suka hasilnya, tidak hanya unik tetapi estetik juga. Hasilnya jernih dan grainy-nya pas sempurna.

Berikut hasil-hasil jepret Kamera Disposable Fujifilm jenis Simple Ace:

Sumber: instagram.com/highwayfilm
Sumber: instagram.com/katharia
---------
Pertanyaan yang muncul dibenak para readers, pasti berkisar pada "worth it gak, sih, beli kamera ini?"

Menurut aku, ini worth it tergantung kamu mau memakainya untuk apa. Jika kamu tipekal orang yang suka memotret alam alias apa yang ada didepanmu, atau memotret apapun dengan estetik, ini direkomendasikan untukmu. Menurutku harga kamera ini termasuk murah.

Tapi kamera ini akan menjadi mahal jika kamu bukan orang yang suka dengan hal-hal yang ku sebutkan diatas. Lebih baik langsung membeli kamera digital dibanding kamera disposable. (:

Soooo, that's it today!

Terimakasih telah membaca (:
Semoga puasanya lancar!
--------------
#SetiapHariBerkarya




Warm Regards,


Alfardwi.

Komentar