#9 Langkah Kecil Menjaga Bumi

Halooo!

Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk menulis dan juga menikmati waktu berpuasa. Gimana puasa kamu? Semoga lancar ya, puasanya hari ini! Semangat!

Jangan lupa untuk terus menyambung silaturahmi bersama teman-teman, ya! Buka puasa barengnya pun jangan sampai berakhir wacana! Xoxo. Ngomong-ngomong soal buka bareng, pastinya kita tidak akan melewatkan momen sekali setahun ini tanpa bertemu dengan teman-teman lama, ditemani berbagai makanan hingga jajanan favorit untuk dinikmati bersama.

Tapi tahukah kamu bahwa toko/penjual takjil dimanapun berada atau bahkan festival jajanan yang sedang marak-maraknya di bulan Ramadhan ini adalah salah satu sumber penghasil sampah plastik sekali pakai terbanyak?

Nah, hari ini aku akan menuliskan beberapa tips atau langkah kecil yang bisa kita lakukan sebagai salah satu makhluk bumi untuk menjaga alam kita yang hari demi hari kian tua. Karena sebenarnya untuk menjaga bumi tidak perlu langsung melakukan hal besar, cukup melakukan beberapa hal kecil namun terus-menerus dilakukan.

Bisa dikatakan prosesnya cukup lama dan hanya berdampak kecil, apalagi dilakukan sendiri dibandingkan dengan jumlah orang yang masih memakai plastik sekali pakai. Tapi jika dilakukan secara terus menerus maka akan berdampak besar, terlebih lagi ketika kita juga mengajak orang lain. Yang kemudian orang lain pun akan mengajak orang-orang disekitarnya juga, begitu seterusnya hingga akhirnya banyak orang yang akan ikut mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan semakin sadar bahwa dirinya pun berperan penting dalam menjaga bumi.

Sumber: instagram.com/runtrailrunlover

Tapi sebelumnya, aku akan menggunakan hastag #KecilTapiMembunuh  untuk tulisan hari ini. Mengapa harus hastag seperti itu? Yuk, simak!

So, apakah langkah kecil itu?
--------------------

Sedotan Plastik.

Sumber: google.com

Tentu kita tidak asing lagi dong, dengan benda kecil yang satu ini dalam kehidupan sehari-hari kita. Kita bisa menjumpainya hampir di semua restoran atau kafe atau penjual makanan/minuman dimanapun berada.

Hasil data yang dikumpulkan oleh Divers Clean Action menunjukkan bahwa perkiraan pemakaian sedotan plastik setiap harinya di Indonesia mencapai 93.244.847 batang. Sedotan ini semuanya berasal dari restoran, kafe, minuman kemasan, packed straw. Kebayang gak, sih, seberapa banyak penggunaan sedotan plastik akan melebihi 94juta per harinya? Bagaimana jika penggunaan sedotan ini dikalikan dengan 365 hari atau setara setahun? Bukan tidak mungkin jika semua sedotan ini direntangkan, akan sampai ke negara-negara Eropa atau bahkan mengelilingi bumi.

Sedotan plastik ini terbuat dari polipropilena dan di desain untuk bertahan lama hingga seumur hidup. Ini menyebabkan butuh waktu yang sangat lama untuk terurai dan hancur. Sedotan juga merupakan plastik yang sulit di daur ulang, sehingga hampir semua berakhir di pembuangan atau laut. Ini juga dikarenakan nilainya cukup rendah, sehingga para pelaku daur ulang tidak bersedia mengambilnya untuk di daur ulang.

Restoran siap saji seperti McD dan KFC yang menggunakan sedotan plastik sekitar 400ribu setiap harinya pun sudah melaksanakan #NoStrawMovement atau Gerakan Tanpa Sedotan sejak November 2018 lalu. Ini tentu langkah baik sekaligus membantu menyadarkan masyarakat bahwa lebih baik mengurangi hingga menghentikan penggunaan sedotan plastik. Tentu ini akan lebih berdampak jika semua restoran/kafe atau semua penjual kompak menghentikan dan menjalankan Gerakan Tanpa Sedotan.

Tentu kamu yang telah terbiasa menggunakan sedotan akan merasa sangat berbeda jika harus seketika tidak menggunakannya. Lalu apa solusinya?

Solusi terbaik adalah: Reusable Straw.


Salah satu keunggulan memakai sedotan ini sesuai namanya yaitu bisa dipakai berulang kali. Setiap selesai memakai, kita bisa mencucinya dan caranya pun sangat mudah. Semakin banyaknya perusahaan yang memproduksi sedotan ini, maka artinya kamu pun mudah mendapatkannya. Variasinya pun banyak, bukan hanya terbuat dari aluminium tapi ada juga dari kaca dan bambu.

Untuk lebih mudahnya jika ingin memiliki sedotan stainless ini, kamu bisa menghubungiku dan memesan. Tersedia berbagai macam sedotan yaitu sedotan bengkok, lurus dan bubble, ada brush-nya juga. Kamu juga bisa pilih warnanya sesuai dengan keinginan. Bisa pilih mau paket atau beli satuan. (hiyyaaaa, S3 Pemasaran banget! Tapi gakpapa, sekalian promosi (: wkwk)

Untuk sedotan stainless ini pun harganya murah dan terjangkau. Harganya mulai dari 10ribuan.

Setelah membaca ulasan diatas beserta fakta-faktanya, masih maukah kamu menggunakan sedotan plastik?

Oke, next!
-------------

Botol Plastik.

Nah, yang kedua ini aku bahas mengenai botol plastik.

Tahu gak, sih, setelah menempati posisi negara kedua setelah Tiongkok untuk kategori sampah terbanyak, ternyata Indonesia lagi-lagi menempati posisi negara keempat dengan penggunaan botol plastik terbanyak? Wah, Indonesia darurat sampah plastik bukan?


Mengapa banyak yang menggunakan air botol plastik untuk memudahkan memenuhi kebutuhan cairan tubuh? Karena selain harganya yang murah, botol plastik juga mudah ditemukan dimana-mana dan tidak seribet membawa botol minum dari rumah.

Tapi ini jelas salah jika kita lakukan, karena akan semakin banyak sampah plastik yang tercipta. Dan juga, botol plastik yang sering kali dipakai hanya sekali ini juga sulit untuk terurai lho, teman-teman. Membutuhkan waktu sekitar 500 hingga 1.000 tahun lamanya untuk terurai karena materialnya terdiri atas bahan-bahan an-organik.

Sialnya, jika berada di dalam tanah, botol plastik ini menghalangi peresapan air yang masuk dan juga sinar matahari sehingga tanah menjadi tidak subur dan parahnya akan menyebabkan banjir. Sementara jika di laut, plastik-plastik akan terpecah-pecah kecil akibat paparan sinar matahari yang menyebabkan fotodegrasi. Setelah menjadi kecil, bahan-bahan beracun itu akan termakan oleh makhluk yang ada di laut.

Dilansir dari World Atlas, Indonesia menempati peringkat keempat sebagai negara penggunaan botol plastik terbesardi dunia dengan total mencapai 4,28 miliar botol. Penggunaan botol plastik ini tentu akan terus meningkat setiap tahunnya.

Di Indonesia sendiri, ada sekitar 46 pabrik yang terdaftar sebagai produsen pembuat botol plastik (bisa kamu lihat dan temukan daftarnya disini) dan ini juga belum termasuk dengan produsen botol plastik yang tidak terjaring.

Solusi terbaik untuk mengurangi hingga menghentikan penggunaan botol plastik ini adalah; tumblr!


Kenapa tumblr atau botol minum reusable? Karena selain penggunaannya yang bisa berulang kali alias bukan hanya sekali pakai lalu buang, memakai tumblr bisa menghemat uang, lho! Karena coba bayangkan kita membeli satu botol plastik seharga Rp.5.000. Karena kita membutuhkan sebanyak 2 liter air mineral dalam sehari, maka setidaknya kita harus membeli minimal 4 botol. Sehari saja kita sudah menghabiskan uang sebanyak 20ribu untuk air mineral saja. Bagaimana jika 20ribu dikali 30hari atau bahkan 365hari? Dalam setahun, kita menghabiskan 7,3juta rupiah hanya untuk membeli air mineral. Mending uang itu ditabung, ye kan? Wkwk.

Pertanyaannya, bagaimana jika ingin membeli minuman di franchise atau ditempat yang minumannya menggunakan botol plastik? Cukup sederhana jawabannya, minta mba/mas-nya pakai tumblr yang kamu punya untuk keep minuman. Contoh;

Lebih enak pandang si tumblr atau gelas plastik? (:

Ohiyaa, untuk tumblr kece diatas bisa kamu dapatkan di akun official @sikolacendekiapesisir (instagram), atau bisa langsung juga menghubungiku hahaha.

Oke, next!
-------------


Kantong Plastik.

Sumber: instagram.com/savetheplaneth

Nah, ini juga salah satu penggunaan terbanyak di Indonesia. Penggunaan kantong plastik ini tidak terhindarkan terlebih ketika kita membeli banyak belanjaan atau jajanan, entah itu di minimarket hingga pinggir jalan.

Menurut Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, penggunaan kantong plastik di Indonesia berjumlah satu juta lebih per menit. Setiap tahunnya, produksi kantong plastik ini menghabiskan 12juta barrel minyak dan juga 14juta pohon! Banyak sekali, bukan?

Data yang dibuktikan oleh Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo), ada sekitar 32.000 gerai yang menghasilkan 9,6juta kantong plastik per hari.

Sumber: instagram.com

Solusi dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sendiri yaitu pembatasan kantong plastik dan kantong plastik berbayar. Tujuannya tentu mendorong masyarakat untuk lebih bijak menggunakan kantong plastik.


Bagaimana mulai dari diri sendiri? Tentunya dengan menggunakan: tote bag/shopping bag. Ini sangat berguna dan tentu bermanfaat. Dengan menggunakan tote bag/shopping bag setiap kali berbelanja, kamu tidak perlu menggunakan kantong plastik dan tidak perlu masuk dalam daftar penyumbang plastik.

-------------

Nah, sekian pembahasan #KecilTapiMembunuh. Huahahaha.

In my opinion, mengenai tentang himbauan dilarang buang sampah sembarangan, kreasi barang dari berbagai sampah plastik, pengurangan penggunaan sampah plastik hingga kantong plastik berbayar belum bisa terlalu menanggulangi akibat dari penggunaan plastik. Karena semua kembali kepada tanggung jawab individu dan juga kesadaran akan berbagai ancaman sampah plastik.

Sampai jumpa di tulisan selanjutnya!

Bonus:
Sumber: twitter.com

-------------
#SetiapHariBerkarya




Warm Regards,


Alfardwi.

Komentar