Helloooooo!
Welcome back to Suka Suka Alfar!
Welcome back to Suka Suka Alfar!
Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk menulis lagi dan juga kesempatan untuk menonton film spektakuler Disney ini kemarin. Hihihi. Ohiyaa, selamat dan semangat berpuasa ke-19 teman-teman!
Untuk review film ini aku tidak akan spoiler, kalaupun iya mungkin sangat sedikit, because i want you to watch this movie! Terlalu disayangkan kalau spoiler, you know (: Aku hanya akan menggambarkan betapa keren film ini, nilai apa saja yang akan kamu dapat dan lihat dengan menonton film ini.
Okeeyyy, let's start it!
--------------
Film Aladdin yang dirilis dua hari yang lalu, tepatnya 22 Mei 2019 lalu yang sudah dinantikan begitu lama oleh penggemar film Disney.
Aladdin ini tentu sudah tidak asing, terlebih cerita ini sudah ada sejak tahun 1992 silam. Yang kemudian film Aladdin kembali di tahun 2019 dengan konsep life-action yang lebih mendebarkan dan berbagai kejutan tak terduga lainnya.
Bercerita tentang Aladdin (Mena Massoud) si pencuri pasar yang penuh trik tak kasat mata ditemani monyetnya yang setia bernama Abu, Putri Jasmine (Naomi Scout) yang sangat cerdas, Jin/Genie (Will Smith) yang sangat hiperaktif dan lebih besar dari kehidupan, beserta pemain lainnya yang sangat mewarnai cerita film.
Ilustrasi dan Visual
Penggambaran kota Agrabah, kehidupan kerajaan hingga warga, sangat mendetail. Semua tokoh berhasil membawakan perannya dengan sangat baik. Budaya-budaya khas serta keindahan negeri "Seribu Satu Malam" ditampilkan begitu detail.
Ini jelas bukan perkara yang mudah bagi Guy Ritchie, sang sutradara menghidupkan film animasi sebagai film life-action, terlebih begitu banyak pro-kontra diluar sana mengenai film ini, entah karena ceritanya atau hingga pemeran yang dianggap tidak sesuai animasi. Tapi tentu dengan kerja keras serta kerjasama tim yang hebat ini tidak berakhir sia-sia, malah berhasil memukau penonton dengan pemilihan latar juga warna yang membuat kota Agrabah menjadi istana megah dan mewah penuh warna ditengah-tengah gurun pasir.
Audio
Jangan heran jika setiap peristiwa atau alur ceritanya diselingi lagu-lagu yang menarik. Ini adalah salah satu ciri khas Disney. Semua lagunya begitu pas dan sempurna menggambarkan alur cerita, sehingga tidak jarang penonton terbawa perasaan, termasuk aku (":.
Contohnya lagu A Whole New World yang tentu sudah tidak asing lagi sejak dahulu. Mena sebagai Aladdin yang bukan seorang penyanyi dituntut untuk bisa bernyanyi. Meski suaranya terdengar sedikit kasar dan tidak semerdu suara Zayn Malik, believe me kalau suaranya lumayan dan enak didengar! Aku sukaa! Hihihi.
Sementara lagu yang juga tak kalah familiarnya, Friend Like Me yang dibawakan oleh Will sebagai Jin menurutku sangat-sangat menghibur. Koreografi, editing, suara, semuanya aku suka.
Naskah
Ada beberapa yang berbeda dengan film Aladdin 1992 dengan Aladdin 2019 ini. Contohnya; jika di film Aladdin 1992 dimulai dengan Jafar (penasihat kerajaan serta pemeran antagonis dalam film Aladdin), film Aladdin 2019 ini dimulai dari kisah kehidupan Aladdin di pasar Agrabah sebelum akhirnya bertemu Putri Jasmine.
Sementara Jafar si pemeran antagonis, justru kurang mendapatkan tempat. Ia baru benar-benar tampil ketika memperlihatkan sosok dirinya yang sangat jahat dan ingin menjadi orang tak terkalahkan di dunia. Berbeda dengan peliharaannya, lago, yang terlihat lebih baik dibandingkan animasinya. Disini ia tidak hanya bisa mengulang kata, tapi juga bisa membuat katanya sendiri.
Meski ada yang berbeda, Guy memberikan banyak warna dengan CGI (Computer Generated Imagery) sehingga pendalaman karakter di film lebih terasa dibandingkan di animasinya.
The Point
Nilai yang bisa kita dapatkan dari film ini pun banyak sekali. Aku akan membaginya ke beberapa poin, yaitu:
- Kekeluargaan: 90%
- Persahabatan: 95%
- Menjadi diri sendiri: 100%
- Tidak serakah: 95%
Memang benar, menonton film ini sangat menghibur dan juga memberi kita pengetahuan baru, nilai-nilai baru yang sangat berhubungan dengan kisah nyata, memberi nasihat dengan lembut dan bijak.
Yang paling aku ingat dan pinned dalam ingatanku adalah;
Jangan pernah hidup dalam kebohongan, terlebih membohongi orang yang menyayangimu dan orang yang kamu sayangi. Jika tidak, kamu akan membuat mereka kecewa.
Kamu akan mendapatkan banyak nasihat lainnya jika menonton. Silahkan dinonton sendiri kaena aku takkan mau membocorkan semuanya hihii.
Sama seperti poin diatas, aku paling suka dan sangat tersentuh oleh persahabatan Aladdin dan Jin. Aku pun tidak malu mengakui bahwa aku mendapati diriku sendiri menangis sebanyak tiga kali, entah itu dengan perasaan terharu karena saking indahnya, terharu akan persahabatan dan kekeluargaan, atau bahkan karena alur cerita yang membawa emosi penonton. Hehe.
Soooo, rate dari aku: 4,8/5!
Film Disney memang tidak pernah mengecewakan. Sangat cinta dengan film ini! Hihi.
Rekomendasi banget buat nonton bersama teman dan keluarga!
See you on next post! Terimakasih sudah mau membaca (:
----------------
#SetiapHariBerkarya
Warm Regards,
Alfardwi.
Komentar
Posting Komentar